Empat Korban Meninggal Longsor Lutim Masih Pencarian, 1 Diantaranya Bayi!

12 Mei 2017 13:59
Bencana longsor melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan Jumat dinihari (12/5/2017). (ist)

LUTIM, INIKATA.com – Sebanyak tujuh orang korban meninggal dunia akibat bencana alam di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), empat diantaranya masih dalam proses pencarian, bahkan satu diantaranya masih bayi.

“Iya, empat orang proses pencarian dan belum dievakuasi oleh tim Basarnas, Polres Luwu Timur, Tim BPD,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Jumat (12/5/2017).

Selain itu, bencana longsor di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Luwu Timur, Sulawesi Selatan juga mengakibatkan empat unit rumat tertimbun. Selain itu, tujuh warga lainnya juga mengalami luka-luka.

Sementara Gubernur LIRA Sulsel, Ryan Latief, menegaskan bahwa pihaknya juga telah menegur secara keras pemerintah Lutim dan Polres Luwu Timur agar lebih ketat mengawasi lokasi yang dianggap rawan longsor.

“Ini ulah pelaku tak bertanggungjawab. Masih banyak titik rawan longsor akibat Penggundulan hutan di Kecamatan Nuha Towoti dan lainnya,” ungkap Ryan Latief.

LIRA Sulsel juga meminta kepada Bupati Luwu Timur dan aparat Polres Luwu Timur agar bertindak tegas. Tidak terjadi pembiaran dan kejadian serupa kembali menghantui warga sekitar.

“Secara organisasi LIRA Sulsel akan mendesak aparat Keamanan untuk menangkap para pelaku perusakan dan oknum yang terlibat pada perusakan hutan di Luwu Timur,” tegas Ryan.

Berikut nama korban longsor di Angkona :

Nama Warga Meninggal :
1. Darwis (Pencaharian)
2. Ogah (pencaharian)
3. Nanni (pencaharian)
4. Erna ( dievakuasi)
5. Sri ( dievakuasi)
6. Sul (dievakuasi)
7. Haerul (bayi/pencaharian)

Nama Warga Yang Luka-luka :
1. Sandi
2. Sindi
3. Ical
4. M Ical
5. Emi
6. Gummany
7. M.Canra