Polisi Tangkap Pembunuhan IRT di Lutim

17 April 2017 16:40
Aparat kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur berhasil mengamankan Randi, pelaku pembunuhan, Jumiati alias Ati (45) yang terjadi di pondok kebun, desa Buangin, kecamatan Towuti, Minggu (5/3) lalu.

LUTIM,INIKATA.com – Aparat kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur berhasil mengamankan Randi, pelaku pembunuhan, Jumiati alias Ati (45) yang terjadi di pondok kebun, desa Buangin, kecamatan Towuti, Minggu (5/3) lalu.

Korban, Ati yang kesehariannya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut telah meninggal dunia dengan cara mengenaskan itu ternyata dilakukan oleh suaminya sendiri, Randi.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak yang dikonfirmasi, Senin (17/4/2017) membenarkan adanya penangkapan pelaku pembunuhan yang terjadi di desa Buangin, kecamatan Towuti.

Penangkapan pelaku tersebut dilakukan didesa Lariang, kecamatan Tikke Raya, kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Senin (17/4) sekitar pukul 06.45 wita kemarin.

“Penangkapan pelaku dibantu oleh anggota Polres Mamuju Utara. Pelaku tersebut kita amankan sekitar pukul 06.45 wita bertempat di Desa Lariang Kecamatan, Tikke Raya, Mamuju Utara,” ungkap Parojahan.

Akibat perbuatannya, kata Perwira dua melati itu, pelaku dijerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan. “Pelakunya adalah suami korban sendiri. Pelaku kita amankan berdasarkan laporan polisi nomor : LP/ 17 / III / 2017/ SPK / Sek Towoti/ Res Lutim tanggal 7 Maret 2017,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga desa Buangin, kecamatan Towuti, kabupaten Luwu Timur dibuat geger dengan adanya penemuan mayat dipondok kebun. Korban bernama Ati (45) ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa dengan dibalut kain terpal berwarna biru dan ditutup oleh selembar seng.

Saksi mata, Aswan menceritakan, dirinya menuju kepondok kebun korban sekitar pukul 09.00 wita kemarin dengan niat untuk menemui suami korban, Randi (45). “Saya berniat menemui suami korban untuk menanyakan kayu yang mau dimuat,” katanya.

Setelah tiba dipondok kebun, kata Aswan, dirinya tiba – tiba melihat sebuah kaki manusia. Penasaran dengan kaki tersebut, dirinya pun langsung mendekati dan melihat adanya mayat yang terlentang dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Menurutnya, mayat yang ia temukan tersebut telah terbungkus kain terpal berwarna biru dengan ditutup selembar seng. “Saya temukan masih dalam keadaan terbungkus terpal dan ditutup seng,” ungkap Aswan kepada penyidik.(K. (**)