Husler: Produktivitas Kakao Akan Terus di Tingkatkan

28 Februari 2017 0:51
Bupati Luwu Timur Thoriq Husrel saat bersama Bupati Lutra Indah Putri Indriani.

LUTIM, INIKATA.com – Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan akan terus mengupayakan peningkatan produktivitas kakao hingga seluruh area perkebunan di Luwu Timur bisa menghasilkan panen yang diharapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Husler usai menghadiri pertemuan pembahasan usulan program prioritas regional Sulawesi yang digagas Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) yang dipimpin langsung Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla di Baruga Sangiaseri Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (27/02/2017).

Menurutnya, saat ini Luwu Timur memiliki luasan lahan untuk tamanan kakao sebesar 25.768,18 hektar dengan Produktifitas mencapai kisaran 0,83 ton perhektar setiap tahunnya. “Kami akan terus melakukan pembinaan agar produktifitas kakao terus meningkat” jelasnya.

Sementara Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam kesempatan itu mengatakan di Sulawesi, salah satu komoditi pertanian yang cukup menjanjikan adalah kakao. Menurutnya program gernas kakao harus terus berkelanjutan dan ini membutuhkan dukungan dana dari pihak perbankan mengingat keterbatasan anggaran pemerintah pusat.

Ia menambahkan peremajaan lahan harus dilakukan mengingat sebagian besar produksi kakao masih berupa tanaman rakyat. Makanya, pemerintah akan mempersiapkan skema penunjang bagi petani, seperti pembiayaan untuk keperluan pengadaan bibit dan pendukung lain yang berasal Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pertemuan badan kerjasama regional ini juga dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie serta Kapolda Sulsel Muktiono, Kodam VII Wirabuana Meyjen TNI Agus Surya Bhakti, Pejabat diruang lingkup kementrian serta 12 Bupati se Sulawesi Selatan.

Pertemuan BKPRS ini untuk menindaklanjuti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Regional (musrembangreg) yang telah berlangsung  tanggal 20-21 februari 2017 di Mamuju yang menghasilkan “Deklarasi Mamuju” tentang program prioritas Regional Sulawesi tahun 2018. (**)