Pemkab Lutim Respon Wisata Agro Perkebunan

16 Februari 2017 16:29
Suasana rapat koordinasi teknis pembangunan perkebunan di Ball Room Singgasana Hotel Makassar, Kamis (16/02/2017). (foto:ist)

LUTIM,INIKATA.com – Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Bambang MM mengatakan, sektor perkebunan berkontribusi besar terhadap permbangunan nasional.

Data ini berdasarkan data Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (harga berlaku) nasional, dimana sektor perkebunan berkontribusi sebesar Rp 411,86 Triliun.

Pernyataan tersebut pun disampaikan Bambang disela-sela rapat koordinasi teknis pembangunan perkebunan dengan tema Sinergi Pembangunan Perkebunan Tiga Kali Lebih Maju, Mandiri, Moderen Dalam Kerangka Kebersamaan yang berlangsung di Ball Room Singgasana Hotel Makassar, Kamis (16/02/2017).

Menurut Bambang, meski kontribusi yang dihasilkan sangat besar namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mengembangkan sektor perkebunan diantaranya SDM dan kelembagaan petani, tanaman yang tua dan rusak, anomali lingkungan, penggunan benih yang tidak unggul, gangguan usaha OPT, pembiayaan perkebunan, persaingan komoditi dan lain sebagainya.

Baca Juga: Husler Lantik Pengurus Pusat IPMA Lutim

Oleh karena itu, pihaknya pun meminta kepada para bupati/walikota di Sulawesi Selatan agar merespon pembangunan agro wisata berbasis perkebunan dengan menentukan satu lokus di daerahnya masing-masing untuk dijadikan pusat kunjungan wisata maupun pusat pembelajaran.

” Hal ini paling tidak bisa membantu dari sisi pembiayaan perkebunan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah” katanya.

Menanggapi hal ini, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengaku, akan segera merespon pengembangan agrowisata tersebut.

Menurutnya, sektor perkebunan di Luwu Timur sangat potensial. Makanya pengembangan wisata agro berbasis perkebunan ini harus dipersiapkan.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Luwu Timur, Ir Muharif yang ikut mendampingi Bupati mengatakan, pihaknya akan segera membuat perencanaan untuk merespon masukan tersebut. ” Ini akan kita awali dengan turun langsung melakukan identifikasi lokasi-lokasi atau areal yang layak untuk pengembangan wisata agro perkebunan di Luwu Timur” kuncinya. (**)

Baca Juga: Luwu Timur Menuju Kabupaten Layak Anak