Wabup Minta PT Kujang Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani

2 Februari 2017 20:43
penandatanganan MoU oleh Kadis Pertanian, Muharif dengan Direktur SDM dan Pemasaran PT Pupuk Kujang, Indra Armansyah disaksikan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam di halaman rumah warga di Desa Langkea Raya Kecamatan Towuti, Kamis (02/02/2017).

LUTIM, INIKATA.com-Untuk mendukung ketersediaan pupuk bagi petani di Kabupaten Luwu Timur, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian melakukan kerjasama dengan PT Pupuk Kujang Cikampek. Kerjasama di wujudkan melalui penandatanganan MoU oleh Kadis Pertanian, Muharif dengan Direktur SDM dan Pemasaran PT Pupuk Kujang, Indra Armansyah disaksikan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam di halaman rumah warga di Desa Langkea Raya Kecamatan Towuti, Kamis (2/2/2017).

Irwan Bachri Syam mengatakan sejak dulu produk PT Pupuk Kujang Cikampek memang menjadi salah satu produsen pupuk terbaik. Kerjasama ini tentu saja menjadi jawaban atas segala permasalahan yang dialami petani khususnya masalah kelangkaan maupun keterlambatan pasokan pupuk.

Baca juga: Soal Rp23 Ribu, DPRD Hearing Pemda Lutim

Disisi lain kebutuhan pupuk di daerah semakin tahun semakin meningkat. Untuk tahun 2017 ini kebutuhan pupuk berdasarkan RDKK yang disusun kelompok tani sebanyak 126.033 ton sementara alokasi pupuk bersubsidi hanya sebesar 25.075 ton. “Itu artinya kebutuhan pupuk di kabupaten Luwu Timur hanya sekitar 20 persen yang bisa di penuhi oleh pemerintah melalui pupuk bersubsidi” jelasnya.

Oleh karenanya, kata Irwan pemerintah berharap agar PT Pupuk Kujang serius mendukung dan menyiapkan kebutuhan pupuk bagi petani. “Pemerintah akan sangat mendukung dan membantu menyiapkan gudang untuk menampung pupuk dan jika lebih serius Luwu Timur juga siap menjadi distributor peyalur pupuk” katanya.

Baca juga: Bupati Lutim Kukuhkan Pengurus FKUB

Direktur SDM dan Pemasaran PT Pupuk Kujang, Indra Armansyah mengatakan akan serius menyiapkan kebutuhan pupuk petani. Salah satu bentuknya, pihaknya akan mengambil sampel tanah maupun bibit untuk dibawa dan diteliti di laboratorium usahanya, agar pupuk yang nanti dihasilkan akan mampu meningkatkan produksi pertanian masyarakat.(**)