Untuk Pertama Kali Luwu Timur Raih Wahana Tata Nugraha

1 Februari 2017 17:43
Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyerahkan penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler di Jakarta.

LUTIM, INIKATA. com – Tahun ini kabupaten luwu timur memperoleh penghargaan yang cukup bergengsi. Selasa (31/1/2017) Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyerahkan penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler di Jakarta.

Ini adalah kali pertama Kabupaten Luwu timur dapat meraih penghargaan bergengsi untuk kategori kota sedang tersebut. Diterimanya penghargaan Wahana Tata Nugraha dari pemerintah pusat itu membuktikan komitmen dan keseriusan pemerintah kabupaten Luwu Timur dalam membenahi dan sarana lalulintas dan angkutan perkotaan di Luwu Timur.

Keberhasilan pemerintah daerah kabupaten luwu timur meraih Wahana Tata Nugraha bukanlah hal yang mudah, menurut Husler ini adalah kerja keras dan kesungguhan pihaknya dalam hal ini Dinas Perhubungan kabupaten Luwu timur dalam menghadirkan sarana dan sistem transportasi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah kebanggan kita semua” kata Husler usai menerima plakat Wahana Tata Nugraha yang diserahkan oleh Direktur sarana perhubungan darat, Edy Gunawan.

“Kita akan terus membenahi sistem transportasi dan sarana angkutan darat kita kedepan” lanjutnya, Rabu (1/2/2017).

Menurut Husler, keberhasilan yang diraih kabupaten luwu timur kali ini akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus meningkatkan penyelenggaraan kinerja  sistem transportasi perkotaan didaerahnya sehingga tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar, selamat, aman, efisien,
berkelanjutan dan menjamin kesetaraan hak pengguna jalan.

Tahun ini kabupaten luwu timur untuk pertama kalinya masuk dalam nominasi kota kecil yang mengikuti penilaian untuk mendapatkan penghargaan Wahana Tatanugraha atau penghargaan yang diberikan oleh pemerintah republik indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik.(**)