Bupati Lutim Terima Miniatur Rumah Adat Toraja dari KTL

29 Januari 2017 16:01
Bupati Luwu Timur, H Muh Thorig Husler menghadiri silahturahmi dan Ulang Tahun ke 37 Kerukunan Tallu Lembang (KTL) Wasuponda Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (28/01/2017) sore. (foto:ist)

LUTIM,INIKATA.com – Bupati Luwu Timur, H Muh Thorig Husler menerima miniatur rumah adat Toraja disela-sela menghadiri silahturahmi dan Ulang Tahun ke 37 Kerukunan Tallu Lembang (KTL) Wasuponda Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (28/01/2017) sore.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan, semangat silaturahmi yang dibawa kerukunan KTL sangat baik dan menjadi moment mengakrabkan sesama.

Apalagi kata Husler, kehadiran KTL ini juga menjadi organisasi yang bergerak di bidang sosial, peduli sesama dan memegang teguh norma-norma karena organisasi ini hadir seperti pepatah Dimana Bumi Berpijak, Disitu Langit Dijunjung.

Sementara itu, Ketua Panitia Jhoni Rangan mengatakan, organisasi ini dibentuk dengan sejumlah visi misi, antara lain mewujudkan secara nyata kebersamaan dalam masyarakat baik masyarakat Tallu lembangna maupun masyarakat di Kecamatan Wasuponda pada umumnya, membantu sesama anggota kerukunan yang ditimpa musibah, serta mempererat hubungan kekeluargaan dan solidaritas di kalangan anggotanya.

Baca Juga: Bupati Lutim Kukuhkan Pengurus FKUB

Sekedar diketahui, Kerukunan Tallu Lembangna Wasuponda, menganut pada prinsip Siporantu, Sipakala’bi ‘dan Sipakaboro’, inilah yang harus dijaga bersama dan menjadi kekuatan dalam kerukunan dan bukanlah dari segi jumlah keanggotaannya.

KTL juga adalah suatu kesatuan etnis masyarakat berasal dari tiga wilayah /daerah dari Tanah Toraja yakni Sangalla, Makale dan Mengkendek, dengan latar belakang budaya yang sama meskipun juga ada yang berbeda keyakinan atau agama namun membentuk suatu kesatuan yang utuh, satu persepsi sehingga hidup dalam satu kerukunan.

Turut hadir dalam acara Silahturahmi dan Ulang tahun ke 37 Kerukunan Tallu Lembang (KTL) Wasuponda Kabupaten Luwu Timur, Camat Wasuponda, Jhoni Patabi, Kabag Humas dan Protokol, Alimuddin Bahtiar, Kepala Desa, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. (**)

Baca Juga: Husler Tekankan Hibah Vale Dimanfaatkan dengan Baik