Gegara Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Asal Madani Ditahan

22 Januari 2017 12:12
Lalu Basri alias Abbas (20) warga dusun Matano, Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur resmi ditahan oleh aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wotu setelah dilaporkan atas kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur, Kamis (19/1/17). (foto:ist)

LUTIM,INIKATA.com – Lalu Basri alias Abbas (20) warga dusun Matano, Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur resmi ditahan oleh aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wotu setelah dilaporkan atas kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur, Kamis (19/1/17).

unnamed (42)

Lalu Basri alias Abbas (20) warga dusun Matano, Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur resmi ditahan oleh aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wotu setelah dilaporkan atas kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur, Kamis (19/1/17). (foto:ist)

Informasi yang dihimpun, kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur tersebut bermula dari media sosial. Kala itu, pelaku Abbas dengan korban yang diketahui berinisial FN (14) salah seorang pelajar di Kecamatan Tomoni berkenalan di Facebook, Rabu 18 Januari 2017.

Setelah berkenalan di Facebook tersebut, pria yang sehari- hari bekerja sebagai buruh bangunan itu melanjutkan komunikasinya melalui handphone. Merasa saling nyaman, akhirnya pelaku pun menjemput korban di kediamannya di Kecamatan Tomoni.

Baca Juga: Diiming-imingi Cincin Ajaib, Pria ini Setubuhi Beberapa Anak Dibawah Umur

Sementara gadis yang masih bersatus pelajar Sekolah Menegah Pertama (SMP) itu pun dibawa di warung kompleks Sekolah Dasar (SD) di Maramba, Kecamatan Wotu. Di lokasi tersebut akhirnya pelaku berhasil menyetubuhi korban. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku mengantar korban di dekat lapangan Tomoni.

Kapolsek Wotu, AKP Jamal Ansar melalui Bhabinkamtibmas Polsek Wotu, Brigpol Taufik Pratomo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, penangkapan pelaku atas dugaan persetubuhan anak di bawah umur ini atas adanya laporan dari orang tua korban yang merasa keberatan.

Atas laporan tersebut, kata Jamal, pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur itu. Karena foto pelaku sudah dikantongi oleh pihak kepolisian akhirnya pelaku dengan mudah dikenali dan langsung diamankan.

“TKPnya di warung kompleks SD Maramba sementara pelaku kita amankan di rumahnya di desa Madani, Kecamatan Wotu. Pelaku kita amankan karena sudah mengantongi foto yang diberikan dari korban sehingga dengan mudah kita amankan,” ungkapnya.

Jamal menambahkan, akibat perbuatannya pelaku dijerat Undang -Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman15 tahun penjara. “ Pelaku sudah kita amankan bersama dengan barang bukti lainnya di Mapolsek,” ungkap Jamal. (***)

Baca Juga: Setubuhi Gadis Usia 15 Tahun Saat Sedang Mandi Pria Usia 66 Tahun Diamankan