Panitia Renovasi Masjid Jalajja Kumpulkan Rp99 Juta dalam Sejam

20 Januari 2017 18:57
pembangunan masjid Istiqamah Desa Jalajja kecamatan Burau

LUTIM, INIKATA, com–Tidak lebih dari satu jam panitia pembangunan masjid Istiqamah Desa Jalajja kecamatan Burau berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar 99 juta rupiah dan bahan bangunan sebanyak 480 sak semen.

Jumlah sumbangan yang terkumpul tersebut diumumkan panitia setelah pelaksanaan sholat jum’at (20/ 01/2017). “Kami tidak menyangka akan sebesar ini jumlah yang terkumpul hari ini”. Ujar salah seorang panitia pembangunan masjid Istiqamah, Basuki Rahmat.

Sumbangan tersebut berasal dari warga yang melakukan sholat jumat di masjid tersebut dan sejumlah desa yang ada disekitar desa Jalajja.

Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler yang menyempatkan diri sholat jumat bersama masyarakat di masjid itu, secara pribadi juga menyumbang untuk pembangunan renovasi masjid sebesar 50 juta rupiah.

Pada kesempatan itu masyarakat setempat mendaulat Husler untuk meletakkan batu pertama renovasi masjid Istiqamah Jalajja.

Husler pun menekankan bahwa pembangunan mesjid bukan untuk memecah belah umat, akan tetapi untuk mempersatukan ummat dan seluruh masyarakat.

“Jangan membangun masjid jika niatnya untuk mengkotak-kotakkan kita(ummat islam)”. Ujar Husler.

Baca juga: DPRD Lutim Konsultasi ke Kemenpan-RB

Menurutnya, masjid menjadi garda terdepan pembangunan ummat baik pembangunan ahlaq maupun pengetahuan keislaman bagi masyaraakat yang ada disekitarnya. Lebih lanjut ia berpesan agar masjid juga senantiasa menjadi pusat penyebaran ajaran islam yang damai, toleran dan rahmatan lil alamin.

Masjid istiqamah desa jalajja sendiri mulai dibangun pada tahun 1964 yang saat itu masih berupa bangunan kayu. Renovasi kali ini adalah untuk yang kelima kalinya.Nantinya masjid tersebut akan dibangun berlantai dua.

Baca juga: Musda PAN, Tujuh Balon kembalikan Formulir

Masjid Istiqamah Desa Jalajja juga diprioritaskan untuk para musyafir yang melakukan perjalanan dan melintas didaerah itu. (kahar radar luwu raya). (**)