Tradisi Potong Kerbau Juga Tak Bisa Damaikan Bentrok di Mancani Palopo

26 Juli 2016 21:26

PALOPO, INIKATAcom – Segala cara dilakukan untuk menyelesaikan bentrok antar warga di jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Selasa (26/7/16) sekitar pukul 15:00 wita tadi.

Selain cara pengamanan terhadap personel kepolisian, pendekatan budaya seperti memotong kerbau sebagai simbol perdamaian antara dua dusun tersebut juga dilakukan. Namun langkah itu tetap saja tidak bisa mendamaikan bentrok kedua warga ini.

Bentrok kedua dusun tersebut seakan akan tidak punya penyelesaian lagi, bahkan Kapolres Kota Palopo, AKBP Dudung Adijono mengatakan, bahwa dua dusun yang bentrok tersebut sangat sulit untuk didamaikan.

“Bahkan setelah dilakukan pendekatan budaya seperti memotong kerbau sebagai simbol perdamaian antara dua dusun tersebut, namun pendekatan tersebut tidak ada gunanya,” kata AKBP Dudung.

Dari peristiwa bentrok ini, enam pemuda dari Kelurahan Uri diamnakan Polres Palopo saat Dua dusun di Kelurahan Mancani kembali pecah. Tiga di antara pemuda tersebut diamankan saat bentrok terjadi dan sementara tiga pemuda diamankan karena diduga sebagai perakit anak busur. Ketiganya diamankan karena ditemukannya tiga anak busur yang belum jadi. (Radar Luwu Raya)